Universitas Amikom Purwokerto
  • Spirit
  • Creative
  • Success

MB-KM

MB-KM
Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Perguruan tinggi merupakan lembaga yang paling terpengaruh oleh
dinamika perubahan tuntuan di masyarakat, dunia usaha, dan industri.
Orientasi perguruan tinggi yang berfokus pada upaya menghasilkan lulusan
yang siap bersaing mengharuskan adanya pengembangan kurikulum yang
adaptif dan fleksibel. Penyelenggaraan pendidikan harus lebih mengutamakan
tata kelola yang memudahkan kerja sama antar universitas, dan institusi lain
termasuk perindustrian. Dengan demikian, mahasiswa dapat lebih banyak
memperoleh pengalaman belajar, tidak hanya di kampusnya sendiri, tetapi juga
di kampus yang berbeda, bahkan di lembaga di luar kampus.

Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan pada awal tahun 2020
mengeluarkan peraturan yang disebut dengan Kebijakan Kampus Merdeka.
Setidaknya ada 5 kebijakan terkait yang masuk pada Kampus Merdeka yaitu
sistem akreditasi perguraun tinggi, belajar di perguruan tinggi (hak belajar tiga
semester di luar program studi), kemudahan dalam membuka program studi
baru, penerimaan mahasiswa baru, serta perubahan status menjadi Perguruan
Tinggi Negeri Badan Hukum, Ketentuan ni tidak berlaku untuk bidang
pendidikan dan kesehatan.

Salah satu kebijakan Kampus Merdeka tentang hak belajar tiga semester
di luar Program Studi diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudaaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Standar
Nasional Pendidikan Tinggi yang kemudian disusul dengan diterbitkannya
Buku Panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MB-KM). Hakikat dari
penyelenggaraan Kampus Merdeka adalah memberikan pilihan ruang belajar
yang lebih luas kepada mahasiswa agar dapat memperoleh pengalaman belajar
serta dapat mengembangkan, mengasah, memperluas, dan memperdalam
kompetensi di luar kampus sendiri, selain untuk penguatan kelembagaan yang
lebih profesional.

Hari
Jam
Menit
Detik

Beasiswa Jalur Peminatan Prestasi dan Organisasi